Mengucap syukur (I Tesalonika 5:16-18)
Addthis

Pendahuluan:
Bersyukur dalam kelimpahan, semua orang bisa, tetapi bersyukur dalam situasi yang sulit itu merupakan pilihan. Bersyukur merupakan sikap berterima kasih kepada Allah terhadap apapun yang dihadapi yang diwujudkan dengan rendah hati. Sikap tidak mengucap syukur, itu wujud tidak rendah hati. Selaku anak-aak Tuhan, kita harus bersyukur sebab.

1. “Itu adalah kehendak Allah”.
    - Bersukur itu adalah proses.
    - Hidup kita ada dalam tangan Tuhan.
    - Agar kita menyenangkan hati Allah.

2. “Mengucap syukur merupakan”.
    - Sikap hormat kepada Tuhan.
    - Sikap hormat kepada orang lain.
    - Sikap hormat terhadap diri sendiri.

3. “Mengucap syukur membuat kita”.
    - Mengalami ketenangan hati.
    - Menikmati sukacita dari Tuhan.
    - Berbahagia dalam hidup kita.

Kesimpulan:
Ketahuilah bahwa perjalanan hidup kita, tidak selamanya mulus, pesti melewati kerikil atau batu permasalahan hidup, tetapi Tuhan mau kita menjadi orang-orang kebanggaan Allah, yaitu mengucap syukur dalam situasi dan keadaan apapun.
 

Ibadah Raya Minggu Sore
24 Juni '11
Pdt. Yulianus Manuhutu, MA.