Gaya Hidup Melayani Tuhan dan Sesama (Lukas 10:27)
Addthis

Pendahuluan:
Melayani memiliki pengertian meladeni yang artinya melakukan apa yang diperlukan. Dalam melayani harus fokus pada apa yang menjadi maksud Tuhan, bukan maksud kita. Dalam melayani apa yang menjadi maksud Tuhan, itu tidak bisa lepas yang namanya hukum utama dan terutama “Mengasihi”. Dibawah ini ada tiga gaya hidup melayani, yaitu:

1. “Melayani Tuhan” (I Timotius 2:1-4)
     - Melayani disertai pengorbanan (2 Samuel 23:15-17)
     - Melayani dengan hati yang tulus bukan bulus (Kejadian 22:5)
     - Melayani dengan hati yang hormat pada Allah (Ibrani 12:28)

2. “Melayani sesama” (Kolose 3:23)
     - Tujuannya untuk Tuhan, bukan untuk manusia
     - Harus rela menerima celaan (Matius 25:40)
     - Tidak luntur dalam melakukan apa yang baik (Galatia 6:8)

3. “Melayani tertuju kepada Bapa” (Yohanes 12:26)
     - Melakukan apa yang Allah kehendaki, bukan apa yang manusia kehendaki.
     - Dalam melayani tidak takut sekalipun harus menderita (I Petrus 2:19-20)

Kesimpulan:
Jadi untuk melayani yang harus kita lakukan ialah : cari, ketemu dan dapatkan Tuhan disertai karakter kehidupan yang benar. Kepintaran, kedudukan atau jabatan serta kecakapan, bukanlah dambaan Allah dan manusia hari-hari ini, melainkan melayani dalam bidang apapun dengan tulus disertai keteladanan hidup yang memberkati.


Ibadah Raya Minggu Pagi
20  Nopember '11
Pdt. Senjaya Hartono